Search This Blog:

Select Language To Translate Articles Here:

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

2018-05-30

Belajar Mandarin Panggilan Dalam Keluarga



Panggilan dalam keluarga: 
How to call people in your family: 


爸爸
爸爸
bà ba
Bacanya: pa pa
Ayah
Father

妈妈
媽媽
mā mā
Bacanya: ma ma
Ibu
Mother

父亲
父親
fù qīn
Bacanya: fu chin
Ayah
Father

母亲
母親
m
ǔ qīn
Bacanya: mu chin
Ibu
Mother

父母
父母
fù m
ǔ
Bacanya: fu mu
Ayah bunda
Parent

哥哥
哥哥
gē gē
Bacanya: ke ke
Kakak laki-laki
Elder brother

姐姐
姐姐
j
ǐe jǐe
Bacanya: cie cie
Kakak perempuan
Elder sister

弟弟
弟弟
dì dì
Bacanya: ti ti
Adik laki-laki
Younger brother

妹妹
妹妹
mèi mèi
Bacanya: mei mei
Adik perempuan
Younger sister

公公
公公
gōng gōng
Bacanya: kung kung
Kakek
Grandfather

婆婆
婆婆
pó pó
Bacanya: pho pho
Nenek
Grandmother 

祖父
祖父
z
ǔ fù
Bacanya: cu fu
Kakek (dari ayah)
Grandfather

祖母
祖母
zǔ mǔ
Bacanya: cu mu
Nenek (dari ayah)
Grandmother

外公
外公
wài gōng
Bacanya: wai kung
Kakek (dari Ibu)
Grandfather

外婆
外婆
wài pó
Bacanya: wai pho
Nenek (dari Ibu)
Grandmother

爷爷
爺爺
yé yé
Bacanya: ye ye
Kakek
Grandpa

奶奶
奶奶
n
ǎi nǎi
Bacanya: nai nai
Nenek  (dari ayah)
Granny

伯伯
伯伯
bó bó
Bacanya: po po
Uak (kakak laki-laki ayah)
Uncle

伯母
伯母
bó m
ǔ
Bacanya: po mu
Istri Uak
Uncle's wife.

叔叔 
叔叔
shū shū
Bacanya: shu shu
Paman (adik laki-laki ayah)
Uncle

叔母
叔母
shū m
ǔ
Bacanya: shu mu
Istri Paman (istri adik laki-laki ayah)
Uncle's wife

姑姑
姑姑
gū gū
Bacanya: ku ku
Bibi (saudara perempuan ayah)
Aunt

姑丈
姑丈
gū zhàng
Bacanya: ku cang
Suami Bibi (suami dari saudara perempuan ayah)
Aunt's husband

舅舅
舅舅
jìu jìu
Bacanya: ciu ciu
Paman (saudara laki-laki ibu)
Uncle

舅母
舅母
jìu m
ǔ
Bacanya: ciu mu
Istri Paman (istri saudara laki-laki ibu)
Uncle's wife

姨姨
姨姨
yí yí
Bacanya: yi yi
Bibi ( saudara perempuan ibu)
Aunt

姨丈
姨丈
yí zhàng
Bacanya: yi cang
Suami bibi (suami saudara perempuan ibu)
Aunt's husband

孙子
孫子
sūn zǐ
Bacanya: sun ce
Cucu laki-laki (dari anak laki-laki)
Grandson

孙女
孫女
sūn n
ǚ
Bacanya: sun ni
Cucu perempuan (dari anak laki-laki)
Granddaughter

外孙
外孫
wài sūn
Bacanya: wai sun
Cucu laki-laki (dari anak perempuan)
Grandson

外孙女
外孫女
wài sūn n
ǚ
Bacanya: wai sun ni
Cucu perempuan (dari anak perempuan)
Granddaughter  

侄子
侄子
zhí z
ǐ
Bacanya: ce ce (e pendek)
Keponakan laki-laki (dari saudara laki-laki)
Nephew

侄女 
侄女
zhí n
ǚ
Bacanya: ce ni (e pendek)
Keponakan perempuan (dari saudara laki-laki)
Niece

外甥
外甥
wài shēng
Bacanya: wai sheng
Keponakan laki-laki (dari saudara perempuan)
Nephew 


外甥女
外甥女
wài shēng nǚ
Bacanya: wai sheng ni
Keponakan perempuan (dari saudara perempuan)
Niece

表哥
表哥
biǎo gē
Bacanya: piao ke
Kakak sepupu laki-laki
Elder male cousin

表弟
表弟
bi
ǎo dì
Bacanya: piao ti
Adik sepupu laki-laki
Younger male cousin

表姐
表姐
biǎo jǐe
Bacanya: piao cie
Kakak sepupu perempuan
Elder female cousin

表妹
表妹
bi
ǎo mèi
Bacanya: piao mei
Adik sepupu perempuan
Younger female cousin

孩子
孩子
hái z
ǐ
Bacanya: hai ce
Anak (laki-laki)
Son

女儿
女兒
n
ǚ ér
Bacanya: ni el
Anak (perempuan)
Daughter


Sumber Gambar: https://sogou.com


********






 

 

2018-05-29

Belajar Mandarin Kata Ganti Orang Benda dan Binatang



Kata Ganti Orang, benda dan binatang:
Personal, object and animal pronouns:


我 
我
W
ǒ
Bacanya: Wo
Saya
I 

你
你
Nǐ
Bacanya : Ni
Kamu (laki-laki)
You (man)

您
您
nín
Bacanya: nin

Kamu (panggilan hormat atau panggilan untuk orang yang lebih tua)
You

妳
妳
Nǐ
Bacanya: Ni
Kamu (perempuan)
You (woman)

他
他
Tā
Bacanya: Tha
Dia (laki-laki)
He

她
她
Tā
Bacanya: Tha
Dia (perempuan)
She

它
它
Tā
Bacanya: Tha
Dia (benda atau binatang)
It

他们
他們
Tā Mén
Bacanya: Tha men
Mereka (laki-laki)
They

她们
她們
Tā Mén
Bacanya: Tha men
Mereka (perempuan)
They  

它们
它們
Tā Mén
Bacanya: Tha men
Mereka (Benda atau binatang)
They ( object or animal)

你们
你們
N
ǐ Mén
Bacanya: Ni men
Kalian (laki-laki)
All of You 

妳们
妳們
Nǐ Mén
Bacanya: Ni men
Kalian (perempuan)
All of You (women)

人 
人
Rén
Bacanya: Ren
Orang (laki-laki atau perempuan)
People 

人人
人人
Rén Rén
Bacanya: ren ren

Orang-orang(laki-laki dan perempuan)
Everyone 

大家
大家
Dà Jiā
Bacanya: Ta cia
Semua orang
All of us



Sumber Gambar: https://sogou.com

 

********

 

Tidak Rugi Belajar Mandarin

 
 
Penulis teringat pada masa orde baru, betapa sulitnya kalau mau belajar bahasa mandarin. Tidak ada sekolah, kursus dan perguruan tinggi yang boleh mengajarkan bahasa mandarin pada waktu itu. Jadi kalau mau belajar, paling-paling belajarnya diam-diam dengan cara belajar privat di rumah. Itu pun dulu guru yang mengajar juga cuma bisa mengajar mandarin dengan ejaan tradisional yang konon kabarnya lebih sulit dipelajari. Cara mengajarnya pun tidak memakai sistem. Pokoknya dari sananya sudah begini atau pokoknya kalau begini ya begini, kalau begitu ya begitu. Karena dulu si guru juga diajari oleh gurunya begitu. Makanya kalau begitu ya begitu. Biasanya cara mengajarnya seperti itu. Kalau ditanya kenapa begitu, mereka juga tidak bisa menjelaskan. 

Kalau zaman sekarang, belajar mandarinnya tidak seperti begitu lagi. Ejaannya sudah memakai ejaan sederhana yang lebih mudah dipelajari. Cara mengajarnya sudah memakai sistem. Selalu ada penjelasan kenapa harus begini kenapa harus begitu. Sekarang juga sudah banyak sekolah, tempat kursus, perguruan tinggi yang mengajarkan bahasa mandarin sebagai kurikulum tetapnya. Jadi anak-anak zaman sekarang kecil-kecil sudah diajari bahasa mandarin di sekolahnya. 

Kenapa bisa begitu?

Ya, karena sekarang bukan zaman orde baru lagi. Hubungan diplomatik Indonesia dengan negara Tiongkok sudah pulih kembali. Jadi sekarang kita bisa bebas belajar mandarin di sekolah. Enak bukan menjadi anak-anak zaman sekarang? 

Ya, karena sekarang sudah zaman globalisasi. Era informasi dan teknologi. Bahasa pun mengalami perkembangan di dunia. Karena sekarang negara China sudah menjadi salah satu negara yang paling maju di dunia, otomatis bahasa China pun menjelma menjadi salah satu bahasa yang paling penting di dunia. 

Ya, karena ekonomi dunia juga berkembang sedemikian pesatnya dan Indonesia juga menjadi negara yang menjadi sasaran investasi dari negara-negara maju tersebut.  Dari negara China saja, bisa dikatakan yang paling tinggi investasinya di Indonesia. Terbukti dari seberapa banyak perusahaan-perusahaan China yang menjadi PMA di Indonesia. 

Ya, karena pengaruh budaya, seni, tradisi, agama, kepercayaan dan adat istiadat dari bangsa Tionghoa yang masuk dan berakar di Indonesia sejak lama turut memicu timbulnya kebutuhan untuk mempelajari bahasanya. 

Jadi sekarang tidak usah pusing-pusing lagi kalau mau belajar mandarin. Banyak pilihan tempat belajar mandarin, seperti sekolah, kursus, bimbingan belajar, les privat atau bisa juga kalau mau belajar sendiri.

Sistem belajar juga banyak pilihan, mau yang tatap muka langsung, kursus tertulis, belajar online di blog atau lewat video di internet. Tentunya dengan segala kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Setiap pilihan ada plus minusnya, bergantung kebutuhan kita mau belajarnya bagaimana.

Jadi itu alasannya, kenapa sekarang banyak sekolah dan institusi berbahasa mandarin. Singkatnya, karena sekarang banyak orang yang ingin bisa berbahasa mandarin. Banyak yang kepingin belajar bahasa mandarin.

Akan tetapi belajar mandarin itu tidaklah gampang. Betul ! 

Makanya, di dalam tips-tips belajar mandarin yang penulis buat, penulis selalu menekankan tentang cara belajar yang kencang itu. Penulis selalu mewanti-wanti, bahwa kalau mau berhasil belajar mandarin, usahanya harus kencang.

Jadi sebenarnya perlu tidak belajar bahasa mandarin?

Perlu dong !

Kalau tidak perlu, buat apa banyak-banyak sekolah dan tempat belajar mandarin didirikan? 

Jadi sebenarnya penting tidak belajar mandarin?

Penting! Sangat penting!

Kalau anda pintar bahasa mandarin, anda akan memiliki peluang dan pilihan pekerjaan dan karir yang lebih luas dan variatif. Baik bekerja di perusahaan lokal maupun PMA, mereka sama-sama mensyaratkan harus bisa bahasa mandarin. 

Kalau anda pintar bahasa mandarin, anda bisa membuka usaha anda sendiri di bidang jasa, seperti sekolah, tempat kursus, jasa les privat, jasa penerjemahan buat bekal di hari tua, bilamana anda sudah tidak bekerja lagi di perusahaan orang. Intinya anda punya pilihan yang bagus untuk berwiraswasta.

Kalau anda pintar bahasa mandarin, anda memiliki banyak kemampuan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Misalnya apa? Banyak! Misalnya, kemampuan berkomunikasi dengan orang asing (orang China asli), kemampuan membaca koran dan majalah berbahasa mandarin, kemampuan untuk menonton film berbahasa mandarin, kemampuan untuk memahami budaya orang China, kemampuan berbisnis dengan orang China, dan lain sebagainya.

Tapi belajar mandarin itu susah!

Biar pun susah, tapi yang berhasil mempelajarinya juga banyak kok! Jadi jangan takut. Asal anda semangat, apa pun bisa berhasil. Jadi semuanya itu bergantung pada diri kita sendiri.

Jadi belajar mandarin itu tidak rugi. Kalau anda berhasil, keuntungan yang anda peroleh banyak. Biar pun susah dan pengorbanannya banyak, tapi hasilnya worth it! 

Justru yang rugi itu adalah kalau anda belajar berhenti di tengah jalan. Makanya, usaha anda jadi tidak worth it. Jangan sampai terjadi hal seperti ini. 

Bagaimana kalau saya sudah tidak sanggup lagi belajar,apa saya masih harus terus?

Anda tidak sanggup lagi belajar atau sesungguhnya anda hanya malas? 

Coba renungkan baik-baik. Banyakkan orang berhenti belajar bukan karena dia tidak sanggup, melainkan karena malas. Malasnya itu yang membuat dia tidak sanggup belajar. 

Kalau anda punya kemauan belajar yang keras, anda pasti bisa mengatasi masalah anda. Biar sudah tidak sanggup lagi , tapi karena kemauan anda yang keras, anda pasti bisa mencari cara dan berusaha untuk tetap bertahan. Karena anda tahu dan yakin, bahwa usaha anda ini pasti worth it.

Jadi sekali lagi penulis tegaskan di sini, bahwa tidak rugi belajar mandarin!


Sumber Gambar: https://sogou.com


********